PSSI Bangun Stadion Mini untuk 5.000 Penonton di IKN, Dukung Pengembangan Sepak Bola Nasional

IKN, KALIMANTANLIVE.COM – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi melanjutkan pembangunan Training Center (TC) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Setelah tahap pertama rampung, kini pembangunan memasuki tahap kedua yang difokuskan pada pembangunan stadion mini berkapasitas 5.000 penonton.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa pembangunan stadion mini menjadi prioritas utama dalam tahap kedua ini.

# Baca Juga :Komisi X DPR RI Menantang PSSI Membuka Hasil Kerja STY Selama 5 Tahun Menukangi Timnas

# Baca Juga :Pemecatan Shin Tae-yong: Blunder Besar atau Langkah Strategis PSSI?

# Baca Juga :HM Syaripuddin Kembali Pimpin Askab PSSI Tanbu untuk Periode 2024-2028

# Baca Juga :Timnas Indonesia Terkena Sanksi FIFA! PSSI Akui Kesalahan, Kena Denda Ratusan Juta Rupiah!

“Alhamdulillah, tahap pertama Training Center PSSI di IKN telah selesai. Kini, kita akan melanjutkan ke tahap kedua dengan pembangunan stadion mini,” ujar Erick dalam unggahan video di akun Instagram resminya pada Sabtu (22/2/2025).

Erick juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk FIFA dan pemerintah, yang telah memastikan kelancaran pembangunan tahap pertama.

“Terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, baik dari FIFA maupun pemerintah, yang telah mendukung pembangunan tahap pertama Training Center PSSI di IKN,” tambahnya.

Percepatan Pembangunan Stadion MiniPSSI menargetkan percepatan pembangunan stadion mini ini agar segera dapat digunakan. Erick Thohir telah berdiskusi dengan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, terkait kesiapan lahan untuk proyek ini.

Menurut Erick, Otorita IKN telah menyiapkan lahan yang sesuai untuk pembangunan stadion mini, yang nantinya akan menjadi fasilitas penting bagi pengembangan sepak bola di kawasan tersebut.

Stadion ini akan difungsikan untuk berbagai kegiatan, termasuk pertandingan sepak bola, sesi pelatihan, serta acara komunitas. Kehadiran stadion mini ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pemain muda berbakat untuk berkembang dan berkontribusi pada kemajuan sepak bola nasional.