Tujuh WNI Ditahan di Malaysia, Diduga Bobol dan Curi di Anjungan Minyak

KALIMANTANLIVE.COM – Tujuh warga negara Indonesia (WNI) ditahan oleh Dinas Kelautan Negara Bagian Terengganu setelah diduga membobol dan mencuri di anjungan minyak di perairan Terengganu, Malaysia.

Hal ini dilaporkan dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (21/2/2025) dan dipublikasikan di laman resmi Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA).

# Baca Juga :Resmi Jadi WNI! Kevin Diks Siap Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

# Baca Juga :Berhasil Keluar dari Neraka Myawaddy, 12 WNI yang Disekap di Myanmar Pulang ke Tanah Air

# Baca Juga :Kentalnya Aroma Liga Inggris di Timnas Indonesia Usai Justin Hubner Resmi Jadi WNI, Lalu Nasib Elkan Baggott?

# Baca Juga :Polri Mulai Bebaskan 240 WNI Korban TPPO di Filipina, Diperkerjakan Sebagai Scamming Online

Direktur Dinas Kelautan Negara Bagian Terengganu, Kapten Mohd Khairulanuar Abdul Majid, mengungkapkan bahwa WNI yang ditangkap berusia antara 25 hingga 45 tahun dan ditemukan saat bersembunyi.

“Seseorang bersembunyi di ruang generator saat melakukan inspeksi rutin,” ujarnya dikutip dari The Sun Malaysia.

Kronologi PenangkapanKapten Mohd Khairulanuar menjelaskan bahwa penangkapan bermula ketika Pusat Operasi Maritim Negara Bagian Terengganu (PUSOP) mendapat informasi dari tim keamanan Petronas pada Rabu (19/2/2025) pukul 13.30 waktu setempat.

Tim keamanan Petronas mendeteksi tanda-tanda pelanggaran di anjungan tak berpenghuni di ladang minyak Tembikai, sekitar 77 mil dari Kuala Terengganu.

Saat dilakukan inspeksi lebih lanjut, ditemukan seseorang bersembunyi di ruang generator. Petugas KM Rawa dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 21.00 untuk melakukan pemantauan.

Namun, ombak besar menyulitkan kapal untuk mendekat, dan baru pada pukul 11.30 siang keesokan harinya petugas berhasil naik ke anjungan.

Saat diperiksa, kondisi anjungan berantakan dengan kabel terputus, tumpukan baterai, dan berbagai alat seperti pemotong kabel serta kunci pas. Para WNI yang diduga pelaku ditemukan bersembunyi di ruang ventilasi. Berdasarkan penyelidikan awal, mereka diduga ditinggalkan oleh nakhoda yang melarikan diri saat mengetahui kedatangan petugas.

News Feed