JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, telah menetapkan daftar 27 pemain yang akan bertanding melawan Australia dan Bahrain dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2025 Zona Asia pada Maret 2025.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa pemilihan pemain sepenuhnya menjadi wewenang tim pelatih. Namun, PSSI tetap memberikan dukungan penuh agar talenta terbaik di Indonesia mendapat kesempatan untuk membela Garuda.
# Baca Juga :Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Hadapi Australia dan Bahrain saat Bulan Puasa!
# Baca Juga :Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Tampil Gahar Usai Kalahkan Arab Saudi 2-0
# Baca Juga :Usai Gilas Arab Saudi, Timnas Indonesia Pecahkan Rekor ASEAN di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Raih Poin Terbanyak!
“Kami memberikan peluang sebesar-besarnya bagi pemain dari Liga Indonesia. Patrick, Danny, Alex, dan Gerald telah memantau banyak pertandingan, bahkan hingga ke Maluku,” ujar Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN.
Sebagai langkah lebih lanjut, PSSI telah menginisiasi pertemuan antara pelatih Timnas dan klub-klub Liga 1 guna membangun sinergi yang lebih erat.
“Kedekatan antara Badan Tim Nasional (BTN) dan Liga harus kuat, begitu juga antara pelatih Timnas dengan pelatih klub, serta tim medis Timnas dengan dokter klub. Semua ini harus terjalin erat agar kerja sama dapat dimaksimalkan,” tambahnya.
Tantangan Waktu Persiapan Timnas IndonesiaSalah satu tantangan terbesar yang dihadapi Timnas Indonesia adalah keterbatasan waktu dalam persiapan bersama.
“Timnas ini tidak pernah memiliki cukup waktu untuk berlatih. FIFA Match Day hanya memberikan waktu 10 hari. Mungkin baru pada 2026-2027, tepatnya di Oktober-November, durasinya bertambah menjadi 16 hingga 20 hari,” jelas Erick Thohir.
“Itu sebabnya, seperti yang selalu ditekankan oleh Coach Patrick, pemain harus siap secara fisik dan mental untuk bertanding di level tertinggi,” lanjutnya.
Kehilangan Pemain Kunci dan Masuknya Wajah BaruTimnas Indonesia dipastikan kehilangan beberapa pemain kunci dalam laga melawan Australia, termasuk Ragnar Oratmangoen yang absen akibat akumulasi kartu kuning. Untuk menutupi kekosongan tersebut, tim pelatih telah menyiapkan sejumlah nama baru, termasuk tiga pemain diaspora yang berpotensi memperkuat skuad Garuda.
“Selain itu, ada beberapa pemain yang di klubnya belum menjadi pilihan utama. Mereka harus meningkatkan performa, baik dari segi kekuatan fisik maupun jam bermain,” tambah Erick Thohir.







