KALIMANTANLIVE.COM – Luka Modric tampil gemilang dengan mencetak gol roket dari jarak jauh, membawa Real Madrid mengamankan kemenangan 2-0 atas Girona pada Minggu, 23 Februari 2025, di Estadio Santiago Bernabéu. Hasil ini membuat pasukan Los Blancos kembali menyamai Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol.
# Baca Juga :Hasil Liga Spanyol 2023-2024: Vinicius Jr Menggila, Madrid Bantai Alaves 5-0
# Baca Juga :Barcelona Juara Tanpa Messi, 3 Tim Turun Kasta, Simak Klasemen Akhir Liga Spanyol
# Baca Juga :Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Atletico Madrid Menang Besar, Los Blancos Terancam
# Baca Juga :HASIL Liga Italia, Liga Spanyol & Carabao Cup: 3 Jagoan London Keok, Liverpool & Nerazzurri Menang
Di bawah asuhan Carlo Ancelotti, Real Madrid menampilkan permainan solid meskipun terkadang tidak spektakuler. Vinicius Junior turut memastikan kemenangan di penghujung pertandingan, setelah membantu mengatur serangan yang mengancam pertahanan lawan. Sementara itu, rival seperti Barcelona dan Atlético Madrid juga menang pada Sabtu, sehingga persaingan dalam perebutan gelar semakin ketat.
Pertandingan dibuka dengan penampilan impresif dari Thibaut Courtois yang melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan tembakan Arnau Martinez. Girona, yang musim lalu sempat mengejutkan banyak pihak sebagai penantang juara, kesulitan mengembangkan permainan dan membuat serangan mereka jauh dari ancaman serius.
Di babak pertama, terjadi beberapa momen penting. Paulo Gazzaniga tampil mengesankan dengan melakukan penyelamatan atas tendangan Kylian Mbappe. Vinicius Junior sempat membuang peluang emas karena gagal mencari rekan di lini depan, dan serangan balik Real Madrid juga terhenti ketika umpan Vinicius kepada Mbappe berhasil dipotong oleh pertahanan Girona. Peluang bagi Girona muncul ketika pemain sayap Viktor Tsygankov menyia-nyiakan peluang emasnya dengan menyambar bola yang melambung di atas mistar gawang.
Menjelang akhir babak pertama, Modric mengubah keadaan dengan tendangan keras dari jarak jauh pada menit ke-41. Gelandang berusia 39 tahun itu menguasai bola setelah tendangan sudut dihalau, lalu melepaskan tembakan yang tak mampu diantisipasi oleh Gazzaniga.







