BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2025 di Rumah Makan Lima Rasa, Banjarmasin.
Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus PGSI Kalsel dan perwakilan pengurus cabang (Pengcab) dari berbagai kabupaten/kota.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Lakukan Kajian Strategis untuk Pengendalian HIV/AIDS
Sekretaris PGSI Kalsel, Rizal Hamid, menegaskan beberapa poin penting dalam Rakerprov ini. Salah satunya adalah mendorong pengurus di tingkat kabupaten/kota untuk aktif mengajukan hibah dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).
“Kami harap pengurus daerah memanfaatkan peluang hibah dari Dispora. Pengajuan hibah harus dipersiapkan setiap tahun, dan kami akan menyediakan panduannya,” ujar Rizal.
Dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Rizal menekankan pentingnya koordinasi untuk mempertandingkan 30 kelas sesuai arahan dari Pengurus Pusat (PP). Ia juga menegaskan bahwa tidak ada batasan usia maksimal bagi atlet yang akan berlaga di Porprov.
“Kami ingin memastikan 30 kelas bisa dipertandingkan sesuai arahan PP. Tidak ada batasan usia untuk atlet yang akan berpartisipasi di Porprov,” tambahnya.







