Pemprov Kalsel Luncurkan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Perbaiki Gizi Ibu Hamil dan Balita

“Ibu hamil dan balita adalah kelompok yang sangat rentan terhadap masalah gizi. Kekurangan gizi dapat berdampak jangka panjang, memengaruhi perkembangan anak, kesehatan ibu, dan berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah atau stunting.”

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Provinsi Kalimantan Selatan mencatat prevalensi balita yang mengalami wasting sebesar 12,4% dan stunting sebesar 24,7%.

BACA JUGA: Pemprov Kalsel Kenalkan Wisata Virtual 360 untuk Promosi Pariwisata

Selain itu, prevalensi risiko kekurangan energi kronis (KEK) pada wanita usia subur mencapai 23%, dan anemia pada ibu hamil sebesar 27,2%. Data ini menunjukkan masih tingginya masalah gizi yang perlu segera diatasi.

Beberapa faktor penyebab masalah gizi ini antara lain kurangnya asupan makanan bergizi, infeksi penyakit, pola asuh yang tidak tepat, serta keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan.