Menurutnya, program KBP ini sangat bermanfaat bagi para orang tua yang tidak mampu, yang dapat memberikan pendidikan yang layak bagi anak mereka.
Sementara itu, CSR Section Head Program PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memutus mata rantai putus sekolah di Balangan.
BACA JUGA: DKP3 Balangan Gelar Rakor Ketersediaan Pangan Jelang Bulan Ramadan 1446 H
“Untuk angka partisipasi sekolah di Balangan masih sekitar 80 persen, berarti masih ada yang putus sekolah yang diakibatkan beberapa faktor, salah satunya ketidakmampuan karena sarana pendukung yang tidak memadai,” ujarnya.
Aan mengatakan, program KBP ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siswa untuk semangat sekolah hingga pendidikan dasar 12 tahun.
“Jadi kami berikan seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah lainnya agar mereka semangat untuk sekolah,” katanya.
Ia berharap, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Balangan dan PT Adaro Indonesia dalam program KBP ini terus berlanjut agar dapat meningkatkan Indeks Perkembangan Manusia (IPM) di Kabupaten Balangan.
(Kalimantanlive.com/Kamil)










