Warga juga khawatir tentang dampak pencemaran air limbah dari settling pond terhadap lingkungan.
Muliadi, salah satu warga, mengeluhkan kondisi air yang semakin buruk. “Kami kesulitan mendapatkan air bersih, air sumur mulai keruh, dan banyak warga yang mengeluhkan gatal-gatal setelah menggunakannya,” ungkapnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Direktur Utama PT MMI, Yudha Ramon, menjelaskan bahwa perusahaan sudah menyediakan fasilitas air bersih untuk RT 03 dan sebagian RT 04.
Mengenai keretakan rumah warga, Yudha menegaskan bahwa PT MMI tidak menggunakan metode blasting, melainkan underground mining yang diharapkan tidak menyebabkan dampak signifikan pada bangunan.







