MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM –
“Saya pasrahkan semuanya kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa. Saya hanya ingin mengabdi dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Barito Utara” ungkap H. Gogo Purman Jaya dengan rendah hati dan lapang dada, Senin 25 Februari 2025 kemarin saat menanggapi putusan MK.
Seyogyanya Gogo Purman Jaya dan Hendro Nakalelo adalah pemenang Pilkada berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Barito Utara tahun 2024, namun dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan Keputusan KPU Barito Utara Nomor 821 Tahun 2024 tentang Perolehan Suara Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Tahun 2024, maka secara otomatis kemenangan yang telah diperoleh dilepaskan dari tangannya.
Meskipun Putusan MK yang menggugurkan kemenangannya ada yang menilai hanya atas dasar spekulatif, yakni dianggap telah ada lebih dari satu orang pemilih memberikan suaranya lebih dari satu kali di TPS 01 Melayu, tetap disambut Calon Bupati yang tampak sederhana, tak elitis serta dekat dengan masyarakat kecil ini dengan ikhlas dan patuh terhadap putusan Konstitusi.
“Saya sebagai warga negara Indonesia yang taat hukum, ikhlas menerima, menghormati, dan menjunjung tinggi putusan MK ini,” kata Gogo.
BACA JUGA : Ekslusif! Cerita Soal Polemik Suara Tambah 1 TPS Barito Utara
Tidak lupa ia menasehatkan supaya para pendukungnya turut menerima putusan MK sebagai bagian dari demokrasi dan negara hukum yang harus dipatuhi, namun kembali berjuang dengan segenap kemampuan yang ada.
“Kami mengajak semua pendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Nomor Urut 1, Gogo Purman Jaya – Hendro Nakalelo untuk menerima putusan ini, dan kembali melanjutkan perjuangan yang belum selesai,” pesannya.
Pasangan Gogo dan Hendro tergolong pasangan yang sederhana, hal itu tercermin pada saat kampanye mereka yang lalu.
Saat di tahapan kampanye melalui dialog tatap muka, menurut informasi yang kami dapat, kadang warga yang hadir di kampanyenya hanya dapat diberikan segelas minuman ale-ale sekadar pelepas dahaga dan kadang ada ditemani sepotong roti.
Pada saat kampanye Akbar saja, warga yang hadir hanya dapat dibagikan nasi bungkus dalam jumlah yang terbatas. Berisi lauk telur atau potongan kecil ayam yang dibungkus plastik. Dihadiahkan pula sekadar untaian biji tasbih bagi yang ingin sedikit cinderamata. Panggungnya pun terlihat begitu sederhana. Meski demikian, jumlah masa yang hadir ke kampanyenya melimpah.
Harta kekayaan Gogo Purman Jaya menurut data LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) tahun 2024 hanya 1,2 Milyar. Berbanding jauh dengan rivalnya yang memiliki harta kekayaan sebesar 19,7 Milyar.







