Keren, Pontren Nurul Hijrah Terpilih Jadi Tempat Perdana Pembangunan Dapur MBG Lingkup Pesantren di Kalsel

Hal itu juga tak terlepas dari aspek eksistensi kopontren Nurul Hijrah yang telah memiliki badan usaha hingga beberapa macam. Lebih dari itu juga bakal dijadikan kopontren percontohan secara nasional.

Kepada pers, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN Tengku Syahdana menuturkan jumlah sasaran program MBG di Kalsel sekitar 700-800 ribu penerima manfaat yang meliputi kalangan pelajar, juga termasuk balita, ibu menyusui, dan ibu hamil.

BACA JUGA: Ratusan Pengurus Moncong Puting se-Tala Berkumpul di Pelaihari, Optimistis Songsong Pilkada 2024

Ia menerangkan dengan cakupan kapasitas tiap dapur MBG antara 3.000 hingga 3.500 penerima manfaat, maka di Provinsi Kalsel paling tidak diperlukan 20 tempat dapur MBG.

Pihaknya sangat mengapresiasi Inkopontren yang berinisiasi membangun SPPG atau dapur MBG di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Hijrah. Di Kecamatan Jorong setidaknya perlu dua dapur karena sesuai Dapodik di wilayah setempat tercatat sebanyak 6.000 pelajar.

Dapur MBG tersebut kelak mendistribusikan MBG kepada sekitar 3.000-3.500 penerima manfaat. Dengan jumlah santri Ponpes Nurul Hijrah sekitar 400 orang, maka juga akan melayani penerima manfaat yang ada di luar pondok setempat.