Ia menerangkan teknis pendistribusian MBG memerlukan waktu sekitar 30 menit dari dapur SPPG. Durasi wakti ini dimaksudkan supaya makanan masih bagus, masih berkualitas dan masih baik.
Mengenai pelaksananya, Tengku mengatakan yaitu kepala SPPG yang merupakan bagian dari pegawai BGN. Di dalamnya ada ahli gizi dan ad ahli akuntansi keuangan yang nanti berkolaborasi dengan kopontren,.
BACA JUGA: Bupati Tegaskan Siap Bangun Tanah Laut Dari Tingkat Bawah
Ketum Inkopontren H Hapi Zajuli mengatakan di Kalsel ada sekitar 700-800 ribu pelajar. Hal ini artinya potensi dapur yang terbangun setidaknya 200 hingga 300 di Kalsel.
Dikatakannya, dapur MBG di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Hijrah nantinya akan mendistribusikan MBG kepada santri setempat yang berjumlah sekitar 400 orang dan untuk sasaran lainnya di wilayah sekitar selama 22 hari tiap bulannya.







