Komisi IV DPRD Kalsel juga menyatakan keprihatinannya atas maraknya kasus kekerasan terhadap anak, dan mendesak semua instansi terkait untuk mengambil langkah konkret dalam melindungi generasi penerus bangsa, khususnya di Kalsel.
Anggota Komisi IV, Nor Fajeri, S.E., menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai lembaga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua, mengenai bahaya perundungan dan kekerasan seksual terhadap anak.
BACA JUGA: DPRD Kalsel Bentuk Tim Investigasi Tinjau Dampak Aktivitas Pertambangan PT MMI di Desa Rantau Bakula
“Ke depan, kami akan mengajak lembaga terkait seperti LPA, Dinas Pendidikan, dan Kanwil Kemenag Kalsel untuk berkolaborasi. Kami juga akan mengintegrasikan edukasi ini dalam kegiatan di daerah pemilihan (dapil) untuk memberikan pemahaman pencegahan,” ujar Nor Fajeri.
Tak hanya di pendidikan umum, pendidikan berbasis keagamaan juga menjadi sorotan, terutama setelah terungkapnya kasus pencabulan oleh pimpinan pondok pesantren terhadap santri.










