Pemprov Kalsel Perkuat Strategi untuk Capai Target Stunting 18% pada 2025

BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Pra Rembug Stunting 2025 sebagai langkah strategis untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting menjadi 18% pada tahun 2025.

Rapat ini bertujuan memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta mendorong sinergi lintas sektor dalam meningkatkan status gizi anak.

BACA JUGA: Pemprov Kalsel Siapkan Posko Singgah dan Dapur Umum untuk Jemaah Haul Guru Zuhdi

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalimantan Selatan, Sri Mawarni, menegaskan bahwa keberhasilan dalam menurunkan angka stunting tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga peran aktif keluarga dan masyarakat.

“Penanganan stunting bukan sekadar menurunkan angka prevalensi, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai sektor lainnya menjadi kunci utama,” ujar Mawarni di Banjarbaru, Kamis (27/2/2025).

Ia menambahkan bahwa sasaran utama dalam upaya ini adalah menciptakan keluarga yang sehat, cerdas, dan produktif.