Antrean Panjang di SPBU Shell: Bukti Masyarakat Berpaling dari Pertamina

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kasus korupsi yang melibatkan Pertamina, khususnya terkait dengan distribusi Pertamax oplosan, telah mengguncang kepercayaan masyarakat. Akibatnya, banyak konsumen beralih ke penyedia BBM swasta seperti Shell, BP, dan Vivo.

# Baca Juga :Heboh! Asap Hitam Membubung dari Kilang Minyak Cilacap, Pertamina: Bukan Kebakaran, Hanya Percikan Api

# Baca Juga :Kejagung Jemput Paksa 2 Tersangka Baru dalam Skandal Mega Korupsi Pertamina Patra Niaga

# Baca Juga :Terkait Isu Oplosan Pertamax, Komisi XII Minta Pertamina Segera Klarifikasi, “Tak Perlu Presiden Prabowo Turun Tangan

# Baca Juga :BREAKING NEWS Kejagung Tetapkan Dirut Pertamina Patra Niaga Tersangka Kasus Korupsi Minyak Mentah Rp 193,7 Triliun

Bukti Nyata Pergeseran Kepercayaan

Belum lama ini, video viral di media sosial menunjukkan antrean panjang di SPBU Shell yang bahkan menjalar hingga ke jalan raya. Video tersebut, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @mood.jakarta, menggambarkan betapa besar pergeseran kepercayaan masyarakat dari Pertamina ke merek lain.

Analisis Dampak Kasus Korupsi

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi dan hukum, mengungkapkan bahwa dampak kasus korupsi ini sangat luas, terutama dalam mengikis kepercayaan konsumen.
“Kepercayaan hilang, konsumen akan berpaling ke BBM yang dipasarkan oleh swasta, seperti Shell, BP, Vivo, dan sebagainya,” ujarnya dalam keterangan kepada Kompas.com, Kamis (27/2/2025).

Budiyanto menyoroti bahwa di Pertamina seharusnya terdapat sistem pengawasan yang ketat mulai dari level top manajemen hingga tingkat bawah. “Di Pertamina pasti ada bagian pengawasan dan pimpinan dari level top manajer sampai dengan level bawah. Kenapa sampai terjadi perbuatan melawan hukum yang cukup lama?” tambahnya.