Prediksi Awal Ramadhan dan Potensi Perbedaan Keputusan
Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah bertepatan dengan 1 Maret 2025, sesuai dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Sayuti, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers, selain mengumumkan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah yang jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan ada potensi perbedaan antara prediksi pemerintah dan keputusan Muhammadiyah mengenai awal puasa Ramadhan 2025. Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa meskipun semua pihak dapat memprediksi awal bulan Ramadhan, keputusan resmi akan ditetapkan melalui sidang isbat.
“Semua orang bisa memprediksi kapan bulan Ramadhan dimulai, tetapi keputusan rapat sidang isbat yang akan diambil besok yang menentukan awal bulan puasa,” ujar Menag Nasaruddin kepada awak media di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2025).
Kemenag akan melaksanakan pemantauan hilal awal Ramadhan di 125 titik pada 28 Februari 2025 sekitar pukul 07.44 WIB. “Kalau ada yang menyaksikan hilal, kenapa harus ditunda? Jika tidak, kita akan berdiskusi bersama,” tambah Menag Nasaruddin.
Artikel ini dioptimalkan untuk SEO dengan penekanan pada kata kunci seperti “Sidang Isbat”, “Awal Ramadhan 2025”, “Kemenag”, “Pemantauan Hilal”, dan “Hijriah” guna meningkatkan visibilitas di mesin pencari.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







