BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) menyebut, kondisi cuaca pemantauan hilal di Kalimantan Selatan pada hari ini didominasi oleh awan tebal.
Hal itu disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Syamsuddin Noor Banjarmasin, Ota Welly Jenny Thalo bahwa hal tersebut berpotensi menyulitkan pengamatan hilal.
“Cuaca di Kalsel saat ini berawan tebal. Sehingga kemungkinan untuk melihat bulan hilal menjadi sulit,” ujar Ota saat kegiatan Hisap di Banjarmasin, Jumat (28/2/25).
BACA JUGA:
DKP3 Balangan Gelar Rakor Ketersediaan Pangan Jelang Bulan Ramadan 1446 H
BACA JUGA:
Sambut Ramadan 2025 dengan Doa Rasulullah: Panduan Spiritual untuk Bulan Suci
Ia menjelaskan, beberapa faktor atmosfer turut mempengaruhi kondisi ini, termasuk adanya belokan angin di wilayah Kalimantan Selatan, suhu muka laut yang berkisar antara 30 hingga 33 derajat Celcius, serta tingkat penguapan yang tinggi.
Selain itu, aktifnya monsun Asia juga berkontribusi terhadap pembentukan awan di wilayah tersebut.
“Kondisi ini bukanlah hal baru, karena Kalsel masih berada dalam musim kemarau dan sedang menuju musim pancaroba,” jelasnya.







