Bela Pekerja, Anggota DPRD Ngamuk dan Lempar Makanan Kota ke Pejabat PUPR Samarinda

SAMARINDA, KALIMANTANLIVE.COM – Video viral di Instagram menampilkan kemarahan seorang anggota DPRD Samarinda saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Samarinda dengan Dinas PUPR. Dalam momen yang memanas tersebut, anggota DPRD Abdul Rohim terlihat melemparkan kotak makanan ke arah pejabat PUPR, sehingga mengakibatkan kericuhan di ruang rapat.

# Baca Juga :Bejat! Seorang Ayah Tiri Asal Kaltim Diamankan Polisi di Banjarmasin, Cabuli Putrinya yang Masih Dibawah Umur

# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Senin 24 Februari 2025, BMKG: Kalsel, Kalteng, Kaltim Potensi Hujan

# Baca Juga :Nekat Naik dan Periksa Muatan, Emak-Emak di Kaltim Berani Hentikan Truk Batu Bara

# Baca Juga :INFO Cuaca Rabu 19 Februari 2025, BMKG: Kalsel, Kalteng, Kaltim Waspada Hujan Lebat

Kericuhan terjadi saat RDP yang digelar di ruang rapat Kantor DPRD Samarinda pada Kamis (27/2/2025) untuk membahas persoalan gaji pekerja Proyek Teras Samarinda yang belum dibayarkan oleh perusahaan. Para pekerja belum menerima pembayaran sebesar Rp 36,9 miliar, yang menjadi sumber kekesalan mendalam bagi Abdul Rohim.

Menurut perwakilan pekerja Proyek Teras Samarinda, Sudirman, tindakan tersebut merupakan ungkapan kekecewaan mendalam.

“Iya, dia sempat melempar kotak makanan sebagai bentuk ekspresi kekesalan. Untungnya, kotak itu tidak mengenai sasaran melainkan hanya mengenai dinding,” ujar Sudirman.

Sudirman menambahkan bahwa kekesalan muncul karena Dinas PUPR enggan menghadirkan perwakilan perusahaan dalam rapat. Bahkan, setelah mendengar penjelasan dari pihak PUPR yang mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pelaksana proyek tanpa kehadiran wakil pekerja, situasi semakin memanas.

“PUPR dapat berkomunikasi langsung dengan pelaksana proyek tanpa melibatkan perwakilan pekerja. Hal inilah yang menjadi sumber kekesalan kami,” imbuhnya.