Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun Banjarbaru memiliki sekitar 1.300 hektar lahan pertanian berkelanjutan, produksi yang dihasilkan belum mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat.
Oleh karena itu, kerja sama dengan BULOG menjadi langkah strategis dalam menjaga Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang dapat dimanfaatkan dalam situasi darurat seperti bencana alam atau lonjakan inflasi.
BACA JUGA: Wali Kota Aditya Resmikan Pasar Wadai 2025, Wisata Kuliner Ramadhan Khas Banjarbaru
Di sisi lain, Pimpinan Perum BULOG Kanwil Kalimantan Selatan, Dani Satrio, menegaskan bahwa BULOG berkomitmen menjaga stabilitas harga di tingkat produsen dan konsumen.
Ia juga menyampaikan bahwa Kalimantan Selatan menjadi daerah dengan persentase penyerapan beras tertinggi pada tahun sebelumnya.
“Stok beras yang kami kelola selalu diperbarui agar tetap berkualitas. Selain itu, BULOG terus mendukung program stabilisasi pangan di Banjarbaru, termasuk melalui operasi pasar murah yang telah berjalan efektif,” jelasnya.
Melalui kerja sama ini, diharapkan Pemkot Banjarbaru dan BULOG dapat semakin memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan, mengendalikan inflasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: MC Banjarbaru










