Kasus Dugaan Bulying di SDIT Banjarmasin, Netizen Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku

Reza pun menuntut pihak sekolah agar bersikap tegas kepada anak-anak yang melakukan tindak kekerasan di sekolah itu. Namun, karena tidak ada etikat baik orang tua pelaku dan pihak sekolah terkesan “membiarkan” kasus ini tanpa penyelesaian yang adil, meka orang tua korban melaporkan kejadian ini ke Polresta Banjarmasin.

“Karena tidak ada itikad yang baik, kasus ini pun saya bawa ke Polresta dan Dinas PPA Banjarmasin. Alhamdulillah kami diterima dengan baik, dan berharap ada jalan keluar yang terbaik untuk anak kami yang sekarang tidak mau masuk sekolah karena takut disiksa,” kata Reza Febiardi kepada sejumlah media.

# Baca Juga :Saat Hari Pramuka, Pj Bupati Tabalong Ingatkan Bahaya Judi Online, Bullying, Narkoba dan Pornografi

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Eru Alsefa melalui Kanit PPA Polresta Banjarmasin, Ipda Partogi Hutahaean, membenarkan adanya laporan dari orang tua korban bulying SDIT Banjarmasin tersebut.

“Untuk laporan memang ada, tentang dugaan penganiayaan terhadap anak. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” jelas Ipda Partogi.

“Hari ini kita sudah minta keterangan pelapor dan juga anak yang menjadi korban,” ungkap Ipda Pertogi.

Atas kejadian ini sejumlah orang menginginkan tindakan tegas kepada pelaku, seperti dikeluarkan dari sekolah, bahkan kalau perlu sekolah lain tidak menerima murid “bandel” ini.

Selah satu orang yang prihatin adalah netizen perempuan ini, dalam barasiyang yang beredar di media sosial ia menginginkan tindakan tegas pihak sekolah.