Inilah transkrip dari vodeo yang saat ini viral di media sosial:
Guys, kalian udah baca berita ini belum? Perundungan terjadi lagi di Banjarmasin, tepatnya di SDIT. Korbannya kelas 5 SD dan pelaku juga di kelas yang sama. Korban itu dipukul, ditendang, dicekik, dan dibanting yang akhirnya membuat korban itu trauma.
# Baca Juga :Kasus Bullying Makan Korban, Remaja di Tanah Laut Ditemukan Gantung Diri, Takut Melihat Orang Lain
Dan kalian tau, apa sanksi dari pihak sekolah untuk pelaku? Cuma diskursi selama 5 hari dan dipindahkan kelasnya. Lo bisa bayangin gak sih? Korban itu trauma dan gak mau turun sekolah. Gara-gara diperlakukan seperti itu.
Tapi pelakunya cuma dipindahkan kelas. Kan masih ketemu karena masih satu sekolah. Kenapa gak disuruh pindah sekolah aja sih pelakunya? Dan sayangnya kenapa pihak sekolah itu mengambil keputusan sepihak yang membuat orang tua korban itu akhirnya kecewa.
Tapi untuk kasus ini udah ditangani pihak kepolisian karena orang tua korban sudah melapor. Dan untuk orang tua pelaku ini katanya bisa dibilang berpengaruh. Jadi tugas netijen tau kan apa? Setelah berita ini sudah meluncur ke permukaan netijen ternyata banyak yang speak up bahwa ada beberapa anaknya sekolah disitu mengalami hal serupa.
Tapi gak tau ya pelakunya sama atau enggak. Lagian kalau misalnya pengen fight doang, mending gak usah sekolah disitu. Dan lagi-lagi kalau misalnya jadi korban, kenapa harus korbannya pindah sekolah? Harusnya pelaku aja gak sih yang dikeluarin dari sekolah? Dan kita sebagai orang tua, mending kan anak kita diajarin bela diri aja deh sekalian kalau misalnya dari pihak sekolah sanksinya cuma kayak gitu.







