KALIMANTANLIVE.COM – Arsenal menunjukkan performa menakjubkan di Liga Champions dengan melibas PSV Eindhoven 7–1 di leg pertama babak 16 besar, meski harus bermain tanpa striker murni. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Philips, markas PSV Eindhoven, pada Selasa (4/3/2025) ini, menampilkan aksi intens dan berbagai momen dramatis.
Di babak pertama, kedua tim sempat menghadirkan banyak peluang. Pada menit ke-12, Declan Rice sempat membuka keunggulan Arsenal lewat tembakan datar ke pojok bawah gawang, namun gol tersebut dianulir karena offside. PSV pun mencoba membalas dengan peluang emas dari Ismael Saibari, tetapi tembakannya hanya menghantam mistar gawang.
# Baca Juga :Hasil Lengkap Liga Champions: Liverpool Gagal Sempurna, Manchester City Perpanjang Nafas
# Baca Juga :Hasil Liga Champions Terkini: Liverpool Tersandung, Real Madrid ke Playoff!
# Baca Juga :Hasil Lengkap Undian Babak 16 Besar Liga Champions 2025: Duel Sengit Antara Raksasa Eropa!
# Baca Juga :Real Madrid Makin Digdaya, Liverpool Pertaruhan Terakhir Inggris di Liga Champions 2024-2025
Hanya dua menit kemudian, Arsenal membuka skor lewat sundulan Jurrien Timber usai menerima umpan tepat dari Rice. Lima menit kemudian, wonderkid Ethan Nwaneri menggandakan keunggulan dengan tembakan keras dari jarak dekat, setelah mendapat bantuan asis dari Myles Lewis-Skelly.
Di tengah keunggulan 2–0, terjadi insiden kontroversial ketika Lewis-Skelly melakukan pelanggaran keras terhadap Richard Ledezma. Meskipun sudah mendapatkan kartu kuning, remaja 18 tahun itu tidak dikenai kartu kuning kedua meski protes datang dari awak dan pendukung PSV. Arteta segera menggantikan Lewis-Skelly dengan Riccardo Calafiori untuk menjaga kestabilan tim.
Memasuki babak pertama lanjutan, Arsenal menambah keunggulan menjadi 3–0 melalui tembakan Mikel Merino pada menit ke-31. Merino memanfaatkan kesalahan Ryan Flamingo di kotak penalti untuk mencetak gol tajam setelah wasit melakukan pengecekan offside.
Menjelang jeda, PSV akhirnya menyamakan angka lewat penalti. Kapten Luuk de Jong dijatuhkan oleh Thomas Partey di area terlarang, sehingga Noa Lang berhasil mengeksekusi tendangan penalti dengan keras, mengubah skor menjadi 3–1 saat turun minum.
Memasuki babak kedua, tekanan Arsenal tidak surut. Beberapa detik setelah babak kedua dimulai, hasil blok kiper Walter Benitez atas crossing dari Nwaneri menghasilkan bola muntah yang dimanfaatkan oleh Martin Odegaard untuk mencetak gol keempat. Tak lama kemudian, Leandro Trossard meningkatkan keunggulan menjadi 5–1 lewat kerja sama apik dengan Calafiori di sisi kiri serangan.
PSV tidak menyerah, namun bencana bagi mereka bertambah ketika Odegaard menyempurnakan brace-nya di menit ke-73 dengan tembakan akurat yang sempat ditepis kiper. Menjelang akhir pertandingan, Odegaard kembali memberikan assist untuk Calafiori yang menutup laga dengan gol ketujuh.
Kemenangan telak 7–1 ini memberikan kepercayaan diri tinggi bagi Arsenal saat menjamu PSV di leg kedua mendatang.







