BREAKING NEWS: Libur Sekolah Lebaran Diperpanjang, Menko PMK Majukan Kebijakan WFA bagi ASN

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Dalam acara Deklarasi Bersama Gerakan Ramadan Ramah Anak di Kantor Kemenko PMK pada Rabu (5/3/2025), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengumumkan percepatan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk aparatur sipil negara (ASN).

“Keputusan ini terkait dengan arahan Menpan-RB mengenai work from anywhere yang lebih maju, sehingga diharapkan dapat memberikan fleksibilitas kerja bagi ASN selama Ramadhan,” ujar Pratikno saat ditemui usai acara.

# Baca Juga :Catat, Ini Jam Kerja ASN Selama Ramadhan dan Penerapan WFA saat Libur Lebaran 2025

# Baca Juga :Libur Sekolah Awal Ramadhan 2025 Mulai 27 Februari: Cek Jadwal Lengkap dan Info Penting!

# Baca Juga :Polres Kotabaru Berikan Tips Liburan Aman dan Nyaman Bersama Keluarga

# Baca Juga :Jadwal Sekolah Selama Ramadhan 2025: Tetap Belajar, Tidak Libur Sebulan Penuh!

Selain itu, Pratikno mengonfirmasi bahwa langkah memajukan kebijakan WFA akan beriringan dengan perubahan jadwal libur sekolah pada bulan Ramadhan 2025. Menurutnya, perubahan tersebut akan dituangkan dalam surat edaran yang diterbitkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) bekerja sama dengan Menteri Dalam Negeri.

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti telah menyampaikan bahwa libur sekolah menjelang Idul Fitri 2025 akan dipercepat. Jadwal libur sekolah yang semula dimulai pada 26 Maret 2025 kini diubah menjadi mulai 21 Maret 2025. Libur sekolah atau madrasah serta satuan pendidikan keagamaan akan berlangsung dari 21 hingga 28 Maret 2025, kemudian dilanjutkan dengan cuti bersama dari 2 hingga 8 April 2025. Para siswa akan kembali belajar mulai 9 April 2025.

“Finalisasi perubahan ini akan segera dituangkan dalam surat edaran resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” tegas Mu’ti.

Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif baik bagi proses pembelajaran maupun kinerja ASN, sehingga mendorong terciptanya keseimbangan antara kebutuhan pendidikan dan produktivitas kerja selama bulan suci Ramadhan.

(kalimantanlive.com/berbagai sumber)

editor : TRI