Sementara itu, Ketua Masjid Nurul Yaqin, KH Mukhyar, menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai bentuk kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat terus diadakan di tahun-tahun mendatang.
“Kegiatan hari ini diselenggarakan oleh panitia sebagai tuan rumah, sesuai dengan usulan Bupati Balangan. Tujuannya adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan berbuka puasa bersama. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus diadakan di tahun-tahun mendatang,” harapnya.
BACA JUGA: Banjir di Beberapa Wilayah di Kabupaten Balangan, BPBD Balangan Berikan Imbauan
Safari Ramadan ini juga diisi dengan tausiah agama oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balangan, KH Akhmad Yusuf. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat menyambut Ramadan dengan hati yang gembira, menjaga kesehatan jasmani dan rohani, serta memperbanyak ibadah dan amal saleh selama bulan suci ini.
Dalam kegiatan ini juga, Pemkab Balangan menyerahkan bantuan hibah kepada sejumlah penerima. Bantuan ini diberikan kepada Yayasan Majelis Ta’lim Mampari Berkah di Desa Mampari sebesar Rp3 miliar, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Raudhatul Arifin di Desa Timbun Tulang sebesar Rp1,2 miliar, Pengurus Kuburan Muslimin di Desa Tariwin sebesar Rp200 juta, Langgar Al Ihsan di Desa Trans Batumandi sebesar Rp250 juta, serta Kelompok Habsyi Zahratul Hasanah di Desa Munjung sebesar Rp30 juta.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi kepada masing-masing penerima sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat dan lembaga keagamaan di Balangan.
(Kalimantanlive.com/Kamil)







