BBPOM Banjarmasin Perketat Pengawasan Takjil Ramadan di Pasar Wadai Siring 0 Km

“Alhamdulillah, semua sampel yang diuji tidak mengandung bahan berbahaya. Ini menunjukkan bahwa kesadaran pedagang dalam menjaga kualitas takjil semakin meningkat,” tambah Leonard.

Meski demikian, BBPOM Banjarmasin tetap mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih takjil.

BACA JUGA: Banjarbaru Akan Miliki Stadion Bertaraf Internasional, Pemprov Kalsel Siapkan Dukungan

“Keputusan untuk membeli ada di tangan konsumen. Jangan tergiur harga murah tanpa memperhatikan faktor keamanan dan kesehatan,” tegas Leonard.

Pengambilan sampel dilakukan secara selektif, terutama terhadap makanan dan minuman yang berpotensi mengandung bahan berbahaya.

“Kami akan mengambil sampel jika ada indikasi penggunaan boraks atau formalin. Jika tidak ditemukan potensi bahaya, maka makanan tersebut tidak perlu diuji lebih lanjut,” jelasnya.

Dengan hasil pengawasan yang positif ini, Leonard optimis bahwa tingkat kesadaran pedagang dan masyarakat di Banjarmasin terus meningkat.