Mulai 2026, Thailand Tak Lagi Gelar MotoGP: Pemerintah Alihkan Dukungan ke Formula 1

KALIMANTANLIVE.COM – Sirkuit Buriram dikabarkan akan menggelar MotoGP untuk terakhir kalinya setelah musim 2026. Keputusan ini diambil karena pemerintah Thailand tidak akan memperpanjang kontrak penyelenggaraan MotoGP di Negeri Gajah Putih.

# Baca Juga :Marc Marquez Menang di MotoGP Thailand 2025, Dani Pedrosa Akui Kehebatannya

# Baca Juga :Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2025: Marc Marquez Menang, Bagnaia Ketiga

# Baca Juga :Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2025: Marc Marquez Menang, Bagnaia Ketiga

# Baca Juga :Hasil Kualifikasi MotoGP Thailand 2025: Marc Marquez Pole, Bagnaia Ketiga, Jorge Martin Absen

Alasan di Balik Keputusan

Thailand baru saja menyelenggarakan seri pembuka MotoGP musim 2025 yang sukses, dengan jumlah penonton mencapai 223.634 pengunjung, termasuk 99.778 penonton pada hari Minggu. Namun, menurut pemberitaan media Thailand, Ketua Sirkuit Internasional Chang di Buriram, Newin Chidchob, mengungkapkan bahwa Otoritas Olahraga Thailand telah menyampaikan bahwa 2026 akan menjadi tahun terakhir MotoGP digelar di Thailand.

Newin menulis di akun Facebook-nya, dilansir Crash, bahwa keputusan tersebut membuatnya sangat menyesalkan. Ia menambahkan, pemerintah harus menginvestasikan 500 juta baht per tahun, sedangkan sponsor swasta hanya menyumbangkan 300 juta baht per tahun. Padahal, acara ini mampu menghasilkan pendapatan sebesar 5 miliar baht untuk negara.

Masa Kejayaan MotoGP di Thailand
MotoGP di Thailand telah diselenggarakan sebanyak enam kali sejak perdana pada tahun 2018 dan selalu mendapatkan sambutan hangat. Sirkuit Buriram bahkan juga dipilih sebagai lokasi peluncuran pramusim pertama dan sesi tes pramusim terakhir sebelum balapan perdana.

Alih Daya ke Formula 1
Dalam unggahan terpisah, Newin mengonfirmasi bahwa Thailand justru tengah tertarik untuk menjadi tuan rumah balapan Formula 1. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan pemerintah mengurangi dukungan terhadap MotoGP.