Selain itu, kata Gubernur, pengukuhan ini juga merupakan langkah konkret untuk mendukung program literasi dan inklusi keuangan yang digalakkan secara nasional.
“Dengan terbentuknya TPAKD di seluruh Kabupaten/Kota di Kalsel, diharapkan berbagai program pemberdayaan ekonomi, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program keuangan mikro dapat lebih mudah diakses oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM),” kata H. Muhidin.
Acara juga diisi dengan penandatanganan kerja sama antara Bank Kalsel dan Agen Digital Inklusi Keuangan (ADINK) yang bertujuan untuk memperluas akses keuangan digital di daerah.
Bank Kalsel juga menyerahkan program Ekosistem Ponpes Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS), berupa bantuan perbaikan sarana dan prasarana untuk Pondok Pesantren Manbaul Ulum Putera Banjarmasin.
Pengukuhan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Kepala OJK Kalsel, Kepala OJK Kaltim dan Kaltara, serta para kepala daerah dan tamu undangan lainnya.
Kalimantanlive.com/Desy







