KUTAI BARAT, KALIMANTANLIVE.COM – “Manusia hidup tanpa adat sama seperti pohon tanpa daun, tanpa akar dan akhirnya mati,” begitu filosofi yang dikatakan oleh Nerus, Ketua Adat Kecamatan Damai Barong Tongkog, Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Ia mengatakan hal itu pada saat menguraikan tentang upacara ritual adat suku Dayak Tonyoi Benuaq Bentiatn yang sedang dilaksanakan di Kelurahan Simpang Raya Barong Tongkoq, Kutai Barat Kalimantan Timur (7/3/2025).
Acara adat bersifat magis tersebut dinamakan “Nalitn Tautn” atau “Gugu Tautn” (Nyolungk Pakatn Samat).
BACA JUGA : Dimediasi Dewan Adat Dayak Barito Utara, PT. BDA Diberi Waktu 4 Hari Bayar Denda
Gugu tautn merupakan suatu penghormatan kepada roh para leluhur nenek moyang suku Dayak setempat dahulu kala.
Gelar ritual adat ini diikuti oleh para sesepuh adat, tetua adat dan
warga masyarakat adat yang memiliki garis keturunan silsilah leluhur mereka.
Pemimpin acara ritual disebut “Pemeliatn” atau “Kanongk Beliatn” dengan keistimewaan khusus, yaitu menguasai mantra-mantra serta tata cara ritual adatnya.
Karena ritual budaya Dayak ini bukan diajarkan dipendidikan formal seperti sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, saat ini masih terdapat anggapan yang memandang rendah dan remeh temeh budaya leluhurnya, demikian menurut warga Dayak yang masih eksis merawat budayanya.
“Padahal justru dari sinilah nilai-nilai luhur dan norma-norma tata tertib hidup diajarkan untuk membentuk suatu harmoni kehidupan dilingkungan sosial masyarakat,” ujarnya.
Telah secara turun-temurun, kata dia, siapa saja yang masuk dalam tatanan keluarga suku Dayak, maka ia wajib mengikuti adat istiadat setempat. Kelembagaan adat adalah kearifan lokal yang diakui oleh negara dan tertuang dalam UUD 1945 Pasal 18B, tekannya.
Lanjut dia lagi, potret dijunjung tingginya hukum-hukum adat Dayak sudah tergambar sejak jaman kolonial. Tercatat pada Undang-Undang Adat Tumbang Anoi pada Tahun 1894 yang sukses menyelesaikan bahasan mengenai 592 perkara yang terdiri dari 96 Pasal dalam aturan hukum adat Dayak, kata pria berjulukan Jagau ini.







