Menurutnya, pembinaan minat dan bakat dapat dilakukan sejak kelas 2 SMA dengan dukungan pihak sekolah yang harus aktif memberikan bimbingan dan informasi terkait jalur pendidikan atau karier yang dapat ditempuh siswa, misalnya jika ingin masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Selain itu, ia menilai sekolah di Balangan juga perlu memiliki karakter dan inovasi tersendiri agar menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka.
BACA JUGA: Si Jago Merah Lahap Tiga Rumah di Desa Mihu, BPBD Balangan Imbau Warga Waspada Kebakaran
“Ini bisa menjadi solusi agar sekolah selalu mendapatkan siswa baru saat penerimaan peserta didik,” pungkasnya.
(Kalimantanlive.com/Kamil)







