Pasalnya di era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat sekarang, memiliki keahlian dan keterampilan yang mumpuni menjadi kunci untuk bisa bersaing dan berkembang.
“Ke depannya dunia kerja akan semakin selektif untuk merekrut karyawan, dunia usaha pun menuntut kita untuk semakin kreatif,” ujar sosok yang akrab disapa H Fani.
Sementara itu, Pendiri Jika Maka Tabalong, Awiek Hadi Widodo menyebutkan, setidaknya untuk tahun 2025 ini ada sebanyak 2.500 peserta yang mendaftar secara online.
“Untuk program pelatihan yang disiapkan nantinya ada sekitar 19 jurusan, semuanya gratis. Syaratnya cuman satu, mau belajar,” sebutnya.
Adapun pelatihan yang disiapkan antara lain pelatihan komputer, las, barista, percetakan dan sablon, mengemudi, mekanik sepedaa motor, hidroponik, operator excavator, tata rias, tata boga, teknisi Ac, teknisi HP, barbershop dan perhotelan.










