Pemerintah Provinsi Kalsel berupaya mempercepat implementasi teknologi, salah satunya dalam sistem pembayaran digital dan pendistribusian dana bagi hasil kepada daerah.
“Sekarang, hasil bagi langsung disalurkan ke daerah tanpa harus menunggu lama seperti sebelumnya. Ini merupakan langkah nyata dalam mempercepat pembangunan daerah,” tambahnya.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Kaji Pemanfaatan Lahan Hibah untuk Pembangunan Stadion Nasional
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman, Pj Sekda Muhammad Syarifuddin, serta jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), instansi terkait, dan TPID dari kabupaten/kota se-Kalsel.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, selaku Wakil Ketua TPID dan TP2DD, menekankan pentingnya akselerasi ekonomi digital dan pengendalian inflasi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.
“Upaya perluasan implementasi QRIS terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi transaksi digital, bersamaan dengan penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) guna meningkatkan transparansi keuangan daerah,” ujarnya.
Sumber: MC Kalsel







