“Jika setiap kelurahan melakukan pemilahan, jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bisa berkurang signifikan,” bebernya.
Yamin juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, termasuk LSM, akademisi, dan masyarakat dalam menangani masalah sampah ini.
BACA JUGA: Ini Alasan Kenapa Kota Banjarmasin Terancam Tak Bisa Buka TPA Sampah Baru
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan LSM, akademisi, dan masyarakat. Ini masalah bersama, jadi perlu solusi bersama. Kalau mereka ingin menyuarakan ini ke Kementerian Lingkungan Hidup, silakan saja, itu hak mereka dan kami dukung sepanjang sesuai aturan,” jelasnya.
Senada dengan Wali Kota, Kepala DLH Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah menyiapkan skema penanganan sampah yang melibatkan berbagai tahap, mulai dari jangka pendek hingga panjang.
Salah satu solusi yang sedang dipersiapkan adalah program pembangunan tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R) di setiap kelurahan.







