Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa saat ini Destana yang ada di Balangan terus berkembang. Salah satunya, Desa Baruh Panyambaran, yang sudah memiliki relawan Destana, pakaian khusus, dan perahu sebagai bagian dari kesiapan mereka dalam menghadapi potensi bencana.
“Alhamdulillah, mereka sudah memiliki pemahaman yang sama dengan BPBD bahwa bencana ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, bukan hanya menunggu bantuan, tetapi perlu kesiapsiagaan dan peran aktif masyarakat dalam menanggulanginya bersama-sama,” jelasnya.
BACA JUGA: DPRD Balangan dan Kemenkumham Kalsel Bahas Raperda Perlindungan Kekayaan Intelektual
Dengan adanya peningkatan kapasitas dan kemandirian Destana, BPBD Balangan optimistis bahwa desa-desa tangguh bencana di daerah tersebut akan semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana dan dapat mencapai level nasional dalam waktu dekat.
(Kalimantanlive.com/Kamil)










