PACIRAN, KALIMANTANLIVE.COM – Ledakan dahsyat mengguncang perairan Laut Utara Paciran, Lamongan, pada Kamis (13/3/2025) sekitar pukul 06.17 WIB. Insiden tragis ini mengakibatkan kebakaran hebat pada kapal tanker MT Ronggolawe dan Tug Boat Roselyne 08, serta merenggut korban jiwa.
Kronologi Ledakan
Warga setempat melaporkan bahwa suara ledakan terdengar hingga tiga kali berturut-turut, disertai getaran yang terasa hingga ke daratan.
# Baca Juga :11 WNI Jadi Korban Kapal Terbalik di Johor, Diduga ke Malaysia Mencari Pekerjaan Secara Ilegal
# Baca Juga :48 Turis di Kapal Pesiar Coral Geographer Bakal ke Pasar Terapung, Pulau Curiak dan Kampung Sasirangan
# Baca Juga :Terkendala Transportasi Kapal, Tes Wawancara Calon PTPS di Tiga Desa di Pulau Sembilan Dilakukan Jemput Bola
# Baca Juga :Kronologi KMP Royce 1 Terbakar, Penumpang Sempat Kehabisan Pelampung dan Sesak Nafas
“Benar, ada dua kapal, tug boat dan tanker, yang meledak dan terbakar di tengah laut utara Desa Kemantren, tepatnya di kawasan PT Lamongan Integrated Shorebase (LIS). Getarannya sangat kuat,” kata Zaenal, salah satu warga Desa Kemantren.
Pada saat kejadian, kedua kapal tersebut tengah berada jauh dari Pelabuhan Lamongan Shorebase dan sedang dalam antrean untuk berlabuh. Tug Boat Roselyne 08 diketahui bertugas menarik kapal besar ke dermaga saat insiden terjadi.
Korban dan Penanganan Medis
Akibat ledakan ini, dua anak buah kapal (ABK) dilaporkan tewas, sementara belasan lainnya mengalami luka-luka, baik ringan maupun parah. Semua korban segera dievakuasi ke RS dr. Suyudi Paciran untuk mendapatkan perawatan medis.
Penyebab Ledakan Masih Diselidiki
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti dari ledakan yang menghancurkan Tug Boat Roselyne 08 dan kapal tanker MT Ronggolawe, yang memiliki kapasitas 300 DT.








