BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja sepanjang tahun 2024 dan penetapan arah kebijakan untuk tahun 2025, Bank Kalsel menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB). Acara tersebut berlangsung di Ruang Sasangga Banua, Eks Kantor Gubernur 0 Km, Banjarmasin, pada Kamis (13/03/2025).
Rapat yang dihadiri oleh para pemegang saham, termasuk Gubernur, Wali Kota, Bupati, dan perwakilan dari 13 Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan, serta Wakil Gubernur dan Pj. Sekda Provinsi Kalsel ini, menjadi momen penting bagi Bank Kalsel untuk memaparkan pencapaian kinerja dan strategi kedepan.
Dalam RUPST, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, memaparkan laporan pertanggungjawaban Direksi untuk tahun buku 2024. Tahun ini, Bank Kalsel mencatatkan pencapaian kinerja yang mengesankan, dengan laba bersih mencapai Rp298,064 miliar, yang meningkat sebesar 18,16% dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp252,246 miliar. Kenaikan laba bersih ini didorong oleh peningkatan laba operasional dari pendapatan bunga kredit, pembiayaan, dan efek-efek.
“Pencapaian ini merupakan hasil dari peningkatan kualitas aset secara berkelanjutan dan penguatan modal inti yang telah kami lakukan dengan hati-hati. Aset Bank Kalsel per 31 Desember 2024 tercatat mencapai Rp26,69 triliun, tumbuh 12,38% dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Fachrudin.
Bank Kalsel juga berhasil mencatatkan peningkatan signifikan dalam penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang mencapai Rp19,85 triliun, tumbuh 12,91% dibandingkan tahun lalu. Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan nasabah yang semakin kuat terhadap Bank Kalsel.
Dalam RUPST, salah satu keputusan penting yang diambil adalah peningkatan dividen yang akan dibagikan untuk tahun 2025, yakni sebesar 80% dari laba bersih, sementara 20% akan dialokasikan untuk dana cadangan. Pembagian laba ini mengalami peningkatan signifikan, yang mencerminkan soliditas kinerja Bank Kalsel.
“Dividen yang diberikan tahun ini mencapai Rp223,547 miliar, tumbuh 18,16% dari tahun lalu. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi positif kepada pemegang saham serta masyarakat,” kata Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang memberikan apresiasi kepada Bank Kalsel atas pencapaian tersebut.







