Kedua, peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di Tabalong juga menjadi fokus dalam program Tabalong Smart lima tahun ke depan.
Sebab, dirinya mengaku terinspirasi saat mengikuti Benchmarking Diklat Pim II di Singapura yang merupakan negara kecil yang tidak punya sumber daya alam, tudak punya lahan pertanian dan kebun karet.
BACA JUGA: Hati-Hati Sering Melanggar Lalu Lintas, Polres Tabalong Berlakukan Tilang Elektronik
Namun Singapura menjadi negara terkaya dan maju hingga sekarang yang sudah dilakukan sejak 1970 dengan melakukan investasi di bidang SDM.
“Hal inilah yang kami terinspirasi untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di Tabalong. saya berkeyakinan kalau tidak sekarang kita lakukan, kapan lagi kita untuk menjadikan Tabalong lebih maju lagi ke depan,” lanjutnya.
Terakhir, saat ini Tabalong merupakan salah satu kabupaten di Kalsel yang sangat dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dan menjadi pintu gerbang di Kalsel.
Sehingga pihaknya menyiapkan infrastruktur yang bagus hingga peningkatan teknologi informasi seperti penyediaan wifi yang terpasang di seluruh desa di Tabalong.







