KPU Barito Utara Uji Publik Data Pemilih dan Sosialisasi PSU di Desa Malawaken

MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Ditengah kegemparan penggerebekan dugaan politik uang di Muara Teweh menjelang detik-detik Pemungutan Suara Ulang (PSU) akan datang, KPU Barito Utara tetap melaksanakan tugasnya melakukan sosialisasi PSU kepada masyarakat.

Di pasar mingguan Km.14 Malawaken II Jl. Lintas Kaltim Muara Teweh – Benangin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barito Utara mengadakan Uji Publik Data Pemilih dan Persiapan PSU.

Diikuti ratusan warga Malawaken, kegiatan itu berlangsung santai dan akrab, dibuka resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Barito Utara Siska Dewi Lestari didampingi dua pemateri dari KPU setempat, Paizal Rahman dan Roya Izmi Fitrianti.

“Uji publik ini adalah KPU secara terbuka menyampaikan tentang data pemilih yang berhak untuk memilih pada saat PSU,” kata Siska Dewi Lestari dalam sambutannya.

BACA JUGA : Lengkap, Heboh Penggerebekan Politik Uang Jelang PSU Barut, Disebut 10 Juta Perorang

Perwakilan Tim Pasangan Calon dapat mencocokan data Pemilih yang ada untuk dilakukan sinkronisasi dalam kegiatan ini jelas Siska.

Sementara Roya Izmi Fitrianti yang menjadi pembicara berikutnya menyampaikan materi seputar sosialisasi PSU melalui diskusi interaktif kepada warga.

Roya melakukan tanya jawab ringan kepada hadirin, salah satunya tentang arti Negara Demokrasi yang biasa menjadi pembicaraan sehari-hari masyarakat. Pada bagian ini tokoh adat setempat atau Mantir mendapatkan kesempatan mengemukakan pandangannya tentang demokrasi dalam arti saling harga menghargai pada pilihan masing-masing.

“Negara demokrasi adalah dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat,” kata Roya melanjutkannya.

Dijelaskan Roya juga tentang kewajiban membawa KTP dan bagaimana seandainya tidak membawa KTP, surat apa saja yang dapat ditunjukan kepada petugas KPPS saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan hal lain terkait mencoblos.

Kemudian Paizal Rahman yang menjadi pemateri berikutnya melakukan dialog lebih santai lagi dengan menyelipkan guyonan-guyonan yang mencairkan suasana dalam materi terkait data.