SMA Kemala Taruna Bhayangkara Mulai Dibangun, Siap Beroperasi Awal 2026

BOGOR, KALIMANTANLIVE.COM – Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) resmi dimulai dengan prosesi groundbreaking di Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sekolah unggulan ini ditargetkan beroperasi pada awal tahun 2026.

Sebagai bagian dari program strategis nasional, SMA KTB bertujuan mencetak generasi emas yang kompetitif di kancah global, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045. Sekolah ini akan menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang telah terbukti efektif dalam membangun kompetensi akademik, kepemimpinan, serta karakter unggul.

# Baca Juga :Peluang Kerja! PT Angkasa Pura Support Buka Lowongan untuk Lulusan SMA/SMK, Simak Cara Daftarnya

# Baca Juga :Transjakarta Buka Lowongan Kerja Lulusan SMA/SMK untuk 8 Posisi, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!

# Baca Juga :Geger! 40 Siswi SMK di Kalideres Mengaku Dilecehkan Guru, Aksi Demonstrasi Pecah di Sekolah!

# Baca Juga :Seru, Trio Motor Paringin Gelar Seminar “Patah Hati (Menjadikan Ku Hebat)” Bersama Siswa SMAN 2 Paringin

Groundbreaking Dihadiri Pejabat Tinggi

Acara peresmian ini dihadiri oleh Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Kemala Bhayangkara (YPKB), Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, beserta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Dedi menekankan pentingnya pembangunan SMA KTB sebagai langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.

“SMA Kemala Taruna Bhayangkara mengadopsi kurikulum IB yang dirancang untuk mencetak lulusan dengan pemahaman akademik yang kuat, keterampilan sosial yang mumpuni, serta jiwa kepemimpinan yang tangguh. Ini bukan sekadar sekolah, tetapi tempat lahirnya calon pemimpin masa depan Indonesia,” ujar Dedi, dikutip dari Tribrata News, Sabtu (15/3/2025).

Sekolah Berasrama dengan Fasilitas Modern

SMA KTB dirancang sebagai sekolah unggulan berbasis asrama dengan fasilitas modern yang mendukung pembelajaran holistik. Sistem asrama dipilih untuk memberikan pembinaan karakter yang lebih optimal kepada para siswa.

“Kami ingin mencetak generasi muda yang disiplin, mandiri, dan siap menghadapi persaingan global. Pendidikan berbasis asrama memungkinkan siswa mengasah potensi akademik sekaligus mengembangkan kepemimpinan,” tambah Dedi.