Dari TPS 04 Malawaken KPU Barut Geser Ke Ke TPS 01 Melayu, Uji Publik Data Pemilih dan Sosialisasi PSU

MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Usai kegiatan Uji Publik Data Pemilih dan Sosialisasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk TPS 04 Desa Malawaken kemarin, KPU Kabupaten Barito Utara bergeser ke dalam kota Muara Teweh dalam kegiatan yang sama untuk TPS 01 Melayu, Minggu 16/3/2025 Pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Pangeran Antasari tepatnya di halaman sekolah Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah (MIS) itu dihadiri banyak warga setempat yang akan mengikuti PSU pada tanggal 22 Maret akan datang.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyebarkan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat Pemilih tentang seluk beluk PSU dan memotivasi warga untuk datang ke TPS pada tanggal pemungutan suara nanti.

BACA JUGA : KPU Barito Utara Uji Publik Data Pemilih dan Sosialisasi PSU di Desa Malawaken

Memberi sambutan pada acara tersebut, Ketua KPU Kabupaten Barito Utara Siska Dewi Lestari menyampaikan, PSU ini sudah merupakan qadarallah (takdir) yang mau tidak mau suka tidak suka harus diterima.

“Bahwa TPS 01 ini harus diulang pemungutan suaranya, meskipun pada pencoblosan yang lalu merasa sudah benar saja mencoblosnya,” ujar Siska.

Siska melanjutkan, pada kegiatan ini KPU akan menginformasikan bagaimana tata cara PSU, apakah sama dengan pemungutan suara tanggal 27 lalu dan beragam materi lainnya.

Selain itu Siska yakin warga di TPS setempat masih menginginkan pemimpin terbaik yang mampu memajukan daerah serta merakyat, sehingga akan berpartisipasi memberikan hak pilihnya pada tanggal 22 Maret nanti.

“Pemimpin yang memikirkan warga masyarakat terutama kalangan bawah,” kata Siska.

Pada giliran selanjutnya microphone beralih kepada anggota KPU lainnya Roya Izmi Fitrianti yang akan menjadi pembicara sosialisasi.

Dalam sosialisasinya selain menyampaikan dalam bahasa Indonesia, Roya juga berkomunikasi dalam bahasa Dayak Bakumpai dan Banjar, sehingga tercipta interaksi akrab antara pembicara dan audiens.

“Untuk tanggal 22 ini bukan hanya kita Barito Utara tetapi ada 4 daerah se-Indonesia,” ujar Roya.