BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Dalam rangka memperingati HUT Ikatan Mahasiswa Papua Kalsel ke XII. Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan mhs Papua, antara lain seperti lomba bulu tangkis, Voli dan pembagian takjil saat sahur di kawasan Kota Banjarbaru.
Selain itu, pada puncak peringatan HUT IMAPA Kalsel, panitia PD Minggu 16 Maret 2025 juga menggelar buka bersama dengan mahasiswa Papua dan OKP serta menghadirkan penceramah Ketua MPI DPD KNPI Kota Banjarbaru Dr Wahyudi Rifani, M.Pd.I.
BACA JUGA: Aktivis dan Mahasiswa Desak Pemkot Banjarmasin Tindak Lanjut Krisis Sampah dalam 30 Hari
Sebagaimana disampaikan KETUA Panitia Dies Natalis IMAPA ke XII RIKARDO HOLOMBAU, kegiatan ini dilakukan karena mahasiswa Papua juga ada yang Muslim.
Sementara Dr. Wahyudi Rifani, M.Pd.I Ketua MPI DPD KNPI Kota Banjarbaru dalam ceramahnya di HUT IMAPA Kalsel ke XII menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara majemuk, yang mempunyai karagaman suku, agama, bahasa dan budaya. Keragaman yang ada di Indonesia ini, tentu dapat menjadi ancaman tersendiri, jika tidak dilihat secara utuh.

Sebaliknya, keberagaman itu justru menjadi sentiment positif, jika kita bisa menyikapinya secara arif dan bijaksana.
Menurut Wahyudi, Keberagaman tersebut merupakan keunikan yang jarang didapatkan di negara lain. Karena itulah, Indonesia merupakan negara yang mempunyai kekhasan tersendiri dan menjadikannya berbeda dengan negara lainnnya.
Di indonesia keragaman tersebut justru dapat berdampingan dalam konsep negara kesatuan republik Indonesia. Seperti Masyarakat muslim bisa berdampingan dengan yang non muslim, masyarakat Jawa bisa berdampingan dengan masyarakat Papua dan segala macamnya. Itulah toleransi antar sesama umat manusia. Dan nilai-nilai toleransi pada dasarnya sudah ada sejak dulu.









