Dugaan Kekerasan SDIT di Banjarmasin, Polisi Periksa 7 Saksi dan Guru Tidak Hadir Tanpa Alasan

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Eru Alsepa mengatakan untuk perkembangan dugaan kasus kekerasan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ukhuwah Banjarmasin hingga saat ini masih terus bergulir.

AKP Eru menjelaskan bahwa untuk saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi dalam kasus tersebut.

“Saat ini sudah ada 7 saksi yang diperiksa, termasuk anak yang diduga melakukan penganiayaan,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Eru Alsepa, belum lama ini.

BACA JUGA:
Dugaan Kasus Perundungan di SDIT Banjarmasin, Polisi Lakukan Pemanggilan Kepada Guru dan Terlapor

BACA JUGA:
Orang Tua Pelapor Dugaan Kekerasan SDIT di Banjarmasin Pilih Pindahkan Sang Anak Sekolah

AKP Eru juga memaparkan, kalau dari sejumlah saksi yang diundang untuk dimintai keterangan, masih ada saksi yang belum memenuhi undangan dari pihak penyidik.

“Kemarin sudah kita undang secara resmi, namun untuk guru yang bersangkutan tidak hadir, tanpa ada alasan yang jelas,” jelasnya.

Untuk penanganan kasus ini, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan dan juga Unit PPA dalam penanganan kasus tersebut.