Dugaan Politik Uang di Barito Utara, Sudah Dapat Gambaran Peristiwa dan Siapa Pelaku-Pelakunya

MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Aksi unjuk rasa ribuan warga masyarakat mayoritas menengah ke bawah dari pendukung Gogo Helo dan rakyat non afiliasi politik kemarin telah hebohkan Kabupaten Barito Utara (27/3/2025).

Ketua Bawaslu Barito Utara Adam Parawansa Syahbubakar saat berdialog dengan pengunjuk rasa menganggap, aksi tersebut justru untuk mengawal pihaknya agar berkerja secara profesional.

Pada unjuk rasa yang berlangsung “panas” itu beberapa orang perwakilan pengunjuk rasa akhirnya mengadakan pertemuan bersama anggota Bawaslu setempat di ruang kantornya. Sementara diluar kantor Bawaslu unjuk rasa masih berlangsung tegang.

BACA JUGA : Ribuan Warga Penuhi Bawaslu Barut, Bawaslu Provinsi Diusir Dari Barito Utara, Ini Sebabnya

Mereka adalah orang-orang berpengaruh Kabupaten setempat, seperti tokoh Dayak Surya Baya, Ketua Tim Pemenangan Gogo Helo Hasrat, S.Ag, tokoh masyarakat Permana Setiawan, tokoh perempuan Wardatun Jamilah, tokoh Golkar Salimudin Mayasin dan tim lainnya.

Dari pihak Bawaslu yang menerima pengunjuk rasa adalah Ketua Bawaslu Barito Utara Adam Parawansa Syahbubakar, Amir Mahmud dan dari Bawaslu Provinsi.

Dalam pertemuan tersebut didapatkan informasi sudah sejauh mana aparat yang tergabung dalam forum Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) bekerja menguak kasus yang disorot serius secara nasional ini.

Sebelumnya sudah banyak dugaan masyarakat, bahwa beberapa sosok yang diamankan aparat tersebut seperti pria bernama panggilan dengan inisial DD bendahara tim pemenangan dan satunya lagi GL, adalah orang dekat di dalam lingkungan ring 1 Paslon tertentu.

Dalam pertemuan diruang kantor Bawaslu setempat saat itu, Ketua Bawaslu Barito Utara Adam Parawansa Syahbubakar menyampaikan sedikit informasi penting, bahwa peristiwa hukum dan pelaku-pelaku politik uang ini sudah tergambarkan.

“Ada kesepakatan sudah, Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan, sudah tergambar lah intinya. Peristiwa hukumnya seperti apa sudah tergambar, siapa saja orang-orangnya sudah tergambar,” terang Adam dalam pertemuan itu.

Kalimat “peristiwa hukumnya sudah tergambar” bagi beberapa pihak menunjukan aparat sudah tahu rangkaian peristiwa tersebut dari sejak awal misi politik uang itu dan peran siapa saja dibaliknya.

Atas perintah siapa, dari tempat mana diaturnya dan melalui siapa saja uang itu hingga akhirnya tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bagaimana proses pendataan warga penerima uang dan siapa-siapa saja koordinatornya, aparat sudah tahu.