Kalimantanlive.com – Timnas Indonesia memasuki pertandingan melawan Australia di kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan semangat tinggi. Indonesia bertekad memanfaatkan situasi sulit yang sedang dihadapi oleh Australia, yang dihantui badai cedera.
Australia saat ini harus kehilangan delapan pemain utama akibat cedera, termasuk Harry Souttar, Jordan Bos, dan Riley McGree. Hal ini tentunya menjadi beban besar bagi pelatih Tony Popovic, yang harus menyusun strategi dengan pemain yang terbatas.
BACA JUGA:Misi Besar Timnas Indonesia! Skuad Garuda Tiba di Sydney, Siap Kejutkan Australia
Popovic menghadapi kritik dari netizen Australia terkait pemilihan pemain yang dinilai kurang potensial.
Terlebih, banyak pemain di skuad The Socceroos yang berusia di atas 30 tahun, sedangkan Indonesia memiliki skuad lebih muda dengan rata-rata usia 25 tahun.
Timnas Indonesia, yang lebih segar dengan pemain muda seperti Pratama Arhan dan Marselino Ferdinan, memiliki pengalaman internasional yang solid.
Mereka siap menghadapi Australia meski berada dalam situasi serupa, dengan dua kekalahan dan satu kemenangan dari enam pertandingan di putaran ketiga kualifikasi.








