365 Kaligrafer dari 30 Provinsi Menulis Mushaf Nusantara Hanya dalam 10 Jam, Pecahkan Rekor!

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Indonesia kembali mencatat sejarah! Sebanyak 365 kaligrafer dari 30 provinsi berhasil menyelesaikan penulisan Mushaf Nusantara hanya dalam waktu 10 jam. Pencapaian luar biasa ini menempatkan Indonesia sebagai pusat seni kaligrafi Islam yang diakui dunia.

Penulisan yang berlangsung serentak sejak pukul 08.00 WIB, Rabu (19/03/2025), dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, dan tersebar di berbagai lokasi di seluruh Indonesia.

# Baca Juga :Jebolan Piala Dunia U-17 Indonesia Berpotensi Ukir 2 Rekor di Premier League Usai Bobol Gawang Chelsea

# Baca Juga :Gol Kilat! Conor Gallagher Cetak Rekor Liga Champions dalam 27 Detik!

# Baca Juga :Rekor Baru Lagi, Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 23.000 per Gram

# Baca Juga :Harga Emas Antam Pecah Rekor! Tembus Rp 1,7 Juta per Gram pada 20 Februari 2025

Wamenag: Indonesia, Pusat Kaligrafi Islam Dunia!

Wakil Menteri Agama (Wamenag) H. Romo Muhammad Syafi’i mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi ini.

“Ini bukti nyata bahwa Indonesia tidak hanya memiliki populasi Muslim terbesar, tetapi juga kaya akan seni Islam. Keahlian para kaligrafer kita dalam menulis Mushaf Al-Qur’an semakin mengukuhkan Indonesia sebagai pusat kaligrafi Islam dunia,” ujar Romo.

Ia juga menegaskan bahwa penulisan Mushaf Nusantara mencerminkan semangat menjaga kemurnian Al-Qur’an, sejalan dengan firman Allah SWT yang menyebutkan bahwa Dia-lah yang menurunkan dan memelihara kitab suci tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi, Romo mendapat kehormatan untuk menuliskan noktah akhir pada Surat Al-Fatihah.

Mushaf Nusantara: Menggabungkan Keindahan Agama dan Budaya

Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi menyebut Mushaf Nusantara bukan sekadar proyek keagamaan, tetapi juga bentuk penguatan tradisi seni dan budaya Indonesia.

“Seni kaligrafi adalah warisan yang harus terus dilestarikan. Mushaf Nusantara menjadi bukti bahwa Islam dan budaya Nusantara bisa bersanding harmonis dalam karya monumental ini,” kata Zayadi.

Mushaf Nusantara juga menjadi bagian dari peringatan 40 tahun Lemka (Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an) yang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI.