Terlebih untuk mahasiswa akhir yang sudah senior dan mengejar kelulusan, kebijakan ini dapat mempermudah mereka untuk fokus pada satu arah bimbingan.
Bahkan mahasiswa semester 6 ini menjelaskan ada beberapa mahasiswa takut untuk menemui dosen pembimbing karena tidak siap mengerjakan revisi berulang-ulang.
”Harapannya dengan 1 pembimbing dapat mengurangi kekhawatiran dan ketakutan mahasiswa akan revisi terus berulang”, ujarnya. (*)
Kalimantanlive.com / Pathur
EDITOR : Pathrurrachman







