KALIMANTANLIVE.COM – Kelompok Houthi di Yaman kembali menggempur kapal perang Amerika Serikat (AS) di Laut Merah dalam serangan keempat dalam 72 jam terakhir, Rabu (19/3/2025).
Juru bicara militer Houthi menyatakan bahwa rudal jelajah dan drone tempur mereka menargetkan kelompok kapal induk USS Harry S Truman dalam serangan terbaru tersebut.
# Baca Juga :Tragedi Gaza: Koki Pahlawan Mahmoud Almadhoun Dibunuh Drone Israel, Ribuan Pengungsi Kehilangan Harapan
# Baca Juga :BREAKING NEWS: Israel Serang Fasilitan Nuklir Iran di Isfahan, Video Ledakan di Lokasi Serangan Beredar Luas
# Baca Juga :Iran Hujani Israel dengan Ratusan Rudal dan Drone, Lalu dari Mana Suplai Persenjataan Canggih Tersebut?
# Baca Juga :Perang Iran vs Israel Pecah, Harga Emas Antam Makin Kinclong, Jadi Rp 1.315.000 Per Gram
Sementara itu, militer AS memastikan bahwa operasi mereka terhadap kelompok bersenjata yang didukung Iran itu masih terus berlangsung.
AS Merespons dengan Serangan Balasan
Hanya satu jam sebelum pernyataan Houthi, Komando Pusat AS (CENTCOM) menegaskan bahwa mereka terus menggempur Houthi guna melumpuhkan ancaman terhadap jalur pelayaran internasional.
Washington sebelumnya telah meluncurkan serangan besar-besaran terhadap Houthi pada Sabtu lalu, yang memicu gelombang protes di Yaman dan aksi balasan dari kelompok bersenjata tersebut.
Militer AS menyatakan akan terus menargetkan Houthi hingga mereka menghentikan serangan ke kapal dagang dan militer di Laut Merah serta Teluk Aden. Pasalnya, jalur ini mengangkut 12 persen perdagangan global dan menjadi titik krusial bagi ekonomi dunia.
Houthi Klaim Bertindak atas Nama Palestina
Sebagai bagian dari poros perlawanan Iran terhadap AS dan Israel, Houthi menyebut aksi mereka di Laut Merah sebagai bentuk solidaritas untuk Palestina.
“Agresi AS tidak akan menghentikan Yaman dari tugas agama, moral, dan kemanusiaannya dalam membela rakyat Palestina,” demikian pernyataan resmi Houthi, dikutip dari AFP.
Sementara itu, sehari sebelumnya, Houthi meluncurkan rudal ke Israel, yang berhasil dicegat sebelum mencapai target.










