KALIMANTANLIVE.COM – Mudik Lebaran merupakan salah satu tradisi penting yang dinantikan oleh masyarakat untuk berkumpul kembali dengan keluarga, saudara, dan teman-teman di kampung halaman. Mobilitas yang tinggi, baik dengan angkutan umum maupun kendaraan pribadi, menuntut persiapan yang matang agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Menurut Dr. Selamat Riyadi, SKM, MKKK, seperti dikutip dari ayosehat.kemkes.go.id, diperlukan persiapan yang baik sejak jauh-jauh hari untuk menciptakan perjalanan mudik yang sehat, selamat, aman, dan nyaman.
# Baca Juga :PROMO TIKET Pesawat Lion Air untuk Mudik Lebaran 2025, Jakarta-Banjarmasin Rp 735.320
# Baca Juga :Kunjungi SPKLU di Banten, Menteri ESDM Bahlil Apresiasi Kesiapan PLN Sambut Mudik Lebaran 2025
# Baca Juga :Cuaca Ekstrem Ancam Arus Mudik 2025: Waspada Banjir dan Longsor!
# Baca Juga :WFA ASN Mulai 24 Maret 2025, Mudik Lebih Awal Tanpa Gangguan Kerja
Data Kecelakaan Mudik 2024
Berdasarkan data dari Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Korlantas Polri, jumlah kecelakaan lalu lintas selama musim mudik 2024 cukup tinggi. Sepeda motor menjadi jenis kendaraan yang paling banyak mengalami kecelakaan, dengan total 66.781 kasus (76,57%). Disusul oleh mobil penumpang sebanyak 9.042 kasus (10,35%), angkutan barang 8.667 kasus (9,92%), dan kendaraan lainnya sebanyak 2.751 kasus (3,16%). Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam mengurangi angka kecelakaan pada mudik Lebaran 2025 mendatang.
Langkah-Langkah Keselamatan Berkendara Saat Mudik
Pengemudi memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan diri sendiri, penumpang, dan pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mudik:
Cek Kondisi Kendaraan – Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, termasuk rem, ban, lampu, dan mesin.
Jaga Stamina dan Kesehatan – Hindari berkendara dalam keadaan lelah atau mengantuk. Beristirahatlah setiap 2-3 jam perjalanan.
Patuhi Rambu Lalu Lintas – Mengemudi dengan kecepatan yang wajar dan mematuhi aturan lalu lintas dapat mencegah kecelakaan.
Gunakan Perlengkapan Keselamatan – Helm bagi pengendara motor, sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang mobil, serta perlengkapan darurat lainnya harus selalu digunakan.
Hindari Beban Berlebih – Mengangkut penumpang dan barang melebihi kapasitas kendaraan dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Manfaatkan Teknologi Navigasi – Aplikasi peta dan informasi lalu lintas dapat membantu menghindari rute padat dan mempermudah perjalanan.







