Ia juga menyampaikan harapan Gubernur Kalsel agar BAZNAS semakin profesional dalam mengelola zakat sehingga dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kalsel, Irhamsyah Safari, menyampaikan bahwa acara tahun ini mengusung tema “Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik” untuk menggambarkan bagaimana zakat membawa keberkahan bagi pemberi (muzaki) maupun penerima (mustahik).
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Wajibkan Pembacaan Visi-Misi Gubernur dalam Apel Pagi
“Zakat tidak hanya membantu mengentaskan kemiskinan, tetapi juga menjadi cahaya yang menerangi jalan hidup dan menciptakan keseimbangan sosial,” ungkap Irhamsyah.
Sebagai bagian dari program Ramadan, BAZNAS Kalsel turut menyalurkan berbagai bantuan, di antaranya:
- 3.000 paket Ramadan Bahagia bagi keluarga yang membutuhkan,
- 100 porsi takjil setiap hari selama Ramadan,
- 1.000 porsi hidangan iftar bagi pekerja yang berbuka puasa di tempat kerja,
- Program Belanja Anak Saleh menjelang Idulfitri untuk 15 anak,
- 3.900 paket beras fitrah seberat 5 kg per kepala keluarga penerima manfaat,
- Bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Melalui program ini, diharapkan zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan sosial yang lebih efektif dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.
Sumber: MC Kalsel







