MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia monitoring langsung ke Kabupaten Barito Utara memantau persiapan dan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan berlangsung esok hari tanggal 22 Maret 2025.
Anggota KPU RI Divisi Hukum dan Pengawasan Iffa Rosita bersama rombongan KPU Provinsi Kalimantan Tengah, tiba di Bandara H. Muhammad Sidik sekitar tengah hari pukul 12.00 WIB dan disambut langsung anggota dan jajaran KPU Kabupaten setempat (21/3/2025).
Bersama Iffa Rosita turut pula rombongan anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah Divisi Hukum dan Pengawasan Titi Yukrisna dan anggota KPU provinsi lainnya.
“Kami sedang menyambut kedatangan KPU RI dan Provinsi,” kata Roya Izmi Fitrianti Komisioner KPU Barito Utara.
Dari Bandara rombongan langsung meluncur menuju Kantor KPU Kabupaten Barito Utara jalan A. Yani Muara Teweh.
BACA JUGA : Detik-Detik PSU, KPU Barito Utara Menyamakan Persepsi Pemilih DPT Pindah Domisili
Setelah beberapa saat, sekitar pukul 13.00 WIB rombongan berangkat lagi menuju Desa Malawaken menggunakan mobil melalui jalan Lintas Kaltim.
Beberapa jam di Malawaken kunjungan terakhir rombongan KPU RI, KPU Provinsi dan KPU Barito Utara hari ini adalah meninjau ke lokasi TPS 01 Kelurahan Melayu Jalan Pangeran Antasari Muara Teweh.
“Kita kesini sedang melakukan monitoring sekaligus supervisi kalau ada yang perlu disupervisi. Tapi sejauh ini dari persiapan-persiapan yang dilakukan teman-teman TPS sudah siap,” kata Iffa Rosita.
Iffa Rosita menerangkan, pada hari ini ia dan tim melakukan wawancara dan semacam test pengetahuan kepada anggota KPPS, sejauh mana mereka memahami pelayanan kepada Pemilih dan menurut pengamatannya sudah cukup.
“Di Malawaken tadi kami melakukan studi kasus bagaimana bila kasusnya seperti ini dan seperti ini. Terlihat mereka sudah memahami,” kata Iffa.
Saat ditanya wartawan bagaimana kendala blank spot atau kendala sinyal di Malawaken, Iffa mengatakan informasinya pihak Diskominfo akan memasang Starlink disana.
Mengenai C. Pemberitahuan yang belum tuntas dibagikan disampaikan oleh Iffa ada sekitar 40 di Malawaken dan 80 di TPS 01 Melayu.
“C. Pemberitahuan yang belum tersampaikan tetap nanti akan disampaikan. Teman-teman nanti akan membuat berita acara, tetap harus disampaikan kepada KPU Kota,” terang Iffa.
C. Pemberitahuan hanya bersifat untuk pemberitahuan atau mengingatkan saja. Pemilih dapat memilih tanpa membawa C. Pemberitahuan, tapi harus menunjukan KTP elektroniknya, jelas Iffa.
Kendala tidak sampainya C. Pemberitahuan kebanyakannya dikarenakan faktor seperti yang bersangkutan sedang tidak ada di tempat jelasnya. Formulir C. Pemberitahuan harus diserahkan langsung kepada yang bersangkutan untuk prinsip kehati-hatian kata Iffa.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara Siska Dewi Lestari yang coba Kalimantan Live mintai statmentnya mengenai kedatangan KPU RI dan persiapan PSU besok, diketahui sedang sangat sibuk dengan berbagai kegiatan terkait PSU esok hari.
Sekadar informasi, dihari yang sama yaitu satu hari menjelang PSU, Barito Utara dikunjungi pula oleh Kapolda Kalteng, Irjen (Pol) Iwan Kurniawan, Danrem 102/Panju Panjung, Brigjen (TNI) Wimoko, serta Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Provinsi Kalteng, Marsma (TNI) Muhammad Nur.
Kalimantan Live/M. Gazali Noor









