Dalam keikutsertaannya tahun ini, BPBD Balangan mengusung tema Bahtera Nabi Nuh yang merupakan bapak mitigasi bencana pertama di dunia.
“Bahtera Nabi Nuh memiliki makna filosofis bahwa Nabi Nuh merupakan bapak mitigasi bencana pertama di dunia. Itu yang kita jadikan simbol dalam festival Tanglong pada malam ini,” jelas Rahmi.
Selama festival Baarak Tanglong berlangsung, BPBD Balangan juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana di Balangan.
“Kami menyelipkan pesan-pesan dan imbauan dengan semangat para Nabi yang kita warisi untuk selalu tangguh dalam siaga di setiap keadaan dan dalam adanya ancaman bencana dengan ikhtiar dan tawakal kepada Allah SWT,” tutupnya.
(Kalimantanlive.com/Kamil)







