2. Rencana Peluncuran Laptop dengan HarmonyOS
Sebagai langkah strategis, Huawei akan merilis laptop baru pada April 2025 dengan prosesor Kunpeng buatan sendiri dan sistem operasi HarmonyOS versi PC.
Keputusan ini merupakan bagian dari upaya Huawei untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi Amerika Serikat serta membangun ekosistem perangkat lunak mandiri.
BACA JUGA: MODENA Luncurkan Kitchen Ecosystem, Wujudkan Dapur Pintar dengan Teknologi Modern
3. MateBook D16 dengan Linux
Selain HarmonyOS, Huawei juga akan menghadirkan MateBook D16 edisi Linux, menjadikannya laptop pertama Huawei yang menjalankan sistem operasi open-source tersebut.
Langkah ini dilakukan untuk menghadapi tantangan geopolitik serta memberikan alternatif bagi pengguna yang tidak ingin menggunakan HarmonyOS.
4. Tantangan di Pasar Global
Meski Huawei berusaha membangun kemandirian teknologi, tantangan besar masih menghadang di pasar global. Saat ini, Windows mendominasi pasar sistem operasi desktop dan laptop dengan pangsa 70,65% per Februari 2025, diikuti macOS 16%, Linux 3,8%, dan ChromeOS 1,81%.
Dengan dominasi Windows yang begitu kuat, adopsi HarmonyOS atau Linux di luar China masih menjadi tantangan bagi Huawei.









